Bitung – Sebanyak 350 siswa kelas X SMK Negeri 1 Bitung mengikuti kegiatan study tour yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Christo, bersama sekitar 30 guru pendamping. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman sejarah sekaligus memberikan pengalaman belajar di luar kelas.
Rangkaian kunjungan dimulai di kawasan Waruga Sawangan, sebuah situs kubur batu peninggalan zaman prasejarah Minahasa. Di lokasi ini, para siswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai nilai historis waruga sebagai bagian dari tradisi leluhur masyarakat Minahasa.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke makam pahlawan nasional Walanda Maramis di wilayah Kairagi. Di tempat ini, siswa memperoleh pemahaman tentang perjuangan tokoh bangsa serta nilai-nilai patriotisme yang diwariskan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan ke Mega Mall Boulevard Manado sebagai bagian dari agenda rekreasi dan refreshing setelah sesi pembelajaran lapangan.
Menurut Kepala Sekolah Christo, study tour ini memiliki beberapa manfaat utama bagi siswa, antara lain:
● Menambah pengetahuan sejarah secara langsung di lokasi asli
● Menggabungkan pembelajaran dengan pengalaman rekreasi yang menyenangkan
●Memberikan nilai akademik sebagai bagian dari penilaian pembelajaran kelas
“Untuk siswa kelas X, fokus utama adalah mengenal peninggalan zaman dahulu, khususnya prasejarah. Ini penting agar mereka memahami akar budaya dan sejarah daerah,” jelasnya.
Ke depan, pihak sekolah berencana menjadwalkan kegiatan serupa untuk siswa kelas XI dengan fokus kunjungan ke situs-situs perjuangan para pahlawan nasional, guna memperdalam wawasan kebangsaan dan sejarah Indonesia.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para siswa yang terlihat antusias mengikuti setiap sesi, baik saat penjelasan sejarah maupun saat berinteraksi langsung di lokasi-lokasi bersejarah.
(Agung)
